Berlianku “Dia”



Berlianku “Dia”
Kubuang rasa ragu…
Kutanam rasa percaya dikalbu…
Aaarghh… rasa ini selalu membayangi dan
Mengikuti disetiap gerakku…
Wow. Tak pernah kubayangkan sebelumnya.
Ku mendapatkan berlian… yang dapat
Memantulkan cahaya seterang matahari. Ada-
Pun warnanya sejernih embun pagi.
Berlian itu bernama… tapi tak sanggup
Ku tulis. Namanya tak pantas bila kutulis
Disini. Di secarik kertas kotor… tidak

Disaat debat. Seolah ku diam seribu bahasa.
Ku tahan hati kecil yang sedang berontak
Disaat jauh, seolah bagian dalam hatiku
Hilang separuh, rasa rindu ini mulai mencekik
Munafiklah saya…
Bodohlah saya…
Sama saja ku menyia-yiakannya
Tapi akan kurubah itu, perlahan tapi pasti
Ku belajar bagaimana cara memiliki

Berlian yang kupunya, tidak sama dengan yang
Lain, dia seorang perempuan biasa…
Mengapa ku sebut berlian?
Karena dia berharga… tentunya untukku
Senyumnya bagai sinar mentari pagi yang
Mulai masuk dalam celah kehidupan…
Suaranya bagai lantunan suara malaikat…
Bagus sekali…
Dan tatapan matanya, seperti kasih bunda
Yang selalu menghiasi siang dan malam.
Tak kan habis bila ku ceritakan segalanya
Tentang dia…
Akupun tak tahu lagi akan kutulis apa di
Kertas ini… saking istimewanya dia

Ku bukan tukang janji apalagi orang yang
Romantis , tapi maksudku menulis ini agar
Dia tahu how important she is in my life, now

Tidak muluk pencapaianku hanya
“Insya Allah SWT, dia akan bahagia
Dunia dan akhirat bila bersamaku” Amin..

Tapi saya manusia biasa yang tak sempurna,
Hmm tunggu sebentar… mungkin saya akan
Ubah kalimatnya menjadi
“Saya dan dia manusia biasa . yang akan sempurna
Bila saya dan dia bisa saling melengkapi satu sama lain”

Oh iya saya lupa, yang kumaksud dalam hal ini
itu kamu, kamu yang sering ku ingat…


Secarik surat di bawah mejaku dengan setangkai bunga sepatu J DP J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ramadhan di bulan april

http://facefina.blogspot.com/

Ungkapan LAURA