Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Katanya selalu ada celah untuk salah

Kalau mau terus-terusan aku berpikiran negatif, mungkin aku akan menjadi orang yang paling merugikan diri sendiri. Dari percakapan nya terlihat sepele namun bagi orang lain tidak seperti yang terbayangkan, itulah mengapa aku mulai berpikiran aneh2 tentang dirimu...bahkan aku mulai menyadari bahwa setiap ucapanku mulai tajam seperti diasah oleh diamku yang cukup kuat untuk ditahan. Awalnya aku mengira masalah ini memang dianggap serius dan memang kenyataannya serius... Saat itu pembicaraan kita hanya sebatas masukan agar aku dapat mendiskusikan dengan baik dan benar kepada ibuku. Namun tak sengaja aku terpancing oleh ingatanku tentang pesan umi yang belum ada waktu yang tepat untuk menyampaikannya...tanpa berpikir panjang aku mencoba mengingat-ingat agar secara keseluruhan dapat dipahami maksud pesan tersebut. Balasan yang tak terduga, dia seperti memarahiku... Bahwa apa yang aku lakukan itu tidak baik dan tidak benar. "Sangat menyinggung sekali, sampai2 aku dibilang durhaka" ...

Mungkinkah ini yang dinamakan Cinta Karena Allah

Bismilah... Mulai Hari ini aku mencoba untuk mengkisahkan apa yang sedang aku rasakan, kisah nyata yang cukup membuat aku agak murung akhir-akhir ini,,seperti biasa aku hanya ingin mengekspresikan melalui tulisan, mungkin akan meringankan. " Saat itu aku dan calon suamiku mengunjungi ayah kandungku, meminta restu dan sudah seharusnya mengundang untuk dijadikan wali(aku tak bisa menahan rintikan airmata). Ya saat itu juga beliau mengingatku sebagai iin, entahlah siapa yang beliau maksud katanya dia orang bogor. Kami pun mengunjungi karena kabar kondisinya yang mulai menurun alias lemes walaupun ketika kesana beliau bilang " sudah mendingan", sebagai anaknya aku hanya menebak beliau tak ingin membuatku khawatir namun beliau pun menginginkan untuk ikut bersama kami. Kadang aku berandai kalau waktu itu langsung memenuhi keinginannya yang masuk akal seperti ingin makan abon, sarden dan saos. Pasti kenangan itu tentang ibuku dan keinginan untuk ikut pulang ke Kuningan. Belia...