Katanya selalu ada celah untuk salah
Kalau mau terus-terusan aku berpikiran negatif, mungkin aku akan menjadi orang yang paling merugikan diri sendiri. Dari percakapan nya terlihat sepele namun bagi orang lain tidak seperti yang terbayangkan, itulah mengapa aku mulai berpikiran aneh2 tentang dirimu...bahkan aku mulai menyadari bahwa setiap ucapanku mulai tajam seperti diasah oleh diamku yang cukup kuat untuk ditahan. Awalnya aku mengira masalah ini memang dianggap serius dan memang kenyataannya serius... Saat itu pembicaraan kita hanya sebatas masukan agar aku dapat mendiskusikan dengan baik dan benar kepada ibuku. Namun tak sengaja aku terpancing oleh ingatanku tentang pesan umi yang belum ada waktu yang tepat untuk menyampaikannya...tanpa berpikir panjang aku mencoba mengingat-ingat agar secara keseluruhan dapat dipahami maksud pesan tersebut. Balasan yang tak terduga, dia seperti memarahiku... Bahwa apa yang aku lakukan itu tidak baik dan tidak benar. "Sangat menyinggung sekali, sampai2 aku dibilang durhaka" ...